home | · | aktual | · | tekno & eco | · | Pentingnya Kemasan dan Mutu Produk!
 
> Pentingnya Kemasan dan Mutu Produk!
Kamis, 12 April 2012

Oleh Degina Juvita

Bicara desain produk, berkaitan erat  dengan kemasan. Bahan plastik sering digunakan untuk mengemas produk makanan. Tommy Taslim, Marketing Manager Divisi Packaging & Design, PT. Miwon Indonesia mengungkapkan, “Plastik menjadi kebutuhan pokok industri. Ada kemasan plastik yang di desain bagus, akan eye catching. Kalau eye catching pasti dibeli dan lalu dicoba”.

Pembuatan kemasan, bergantung pada daya tahan produk. Seberapa lama produk itu bisa dikonsumsi, maka kualitas kemasan akan mengikuti jangka waktu isi produk tersebut. “Yang penting, isi produk saat di makan konsumen akan tetap sehat. Itu tanggungjawab moral kami. Tidak hanya menjual sembarang kemasan, tapi memperhatikan kualitas,” imbuh Tommy.

Material yang paling aman digunakan untuk kemasan makanan berjenis food grade. “Plastik, tinta, warna, semuanya food grade. Kita sebut food grade karena dapat sertifikasi dari supplier baik itu lokal maupun impor,” jelasnya.

Unsur-unsur penting yang harus diperhatikan dalam kemasan produk makanan antara lain; tanggal kadaluarsa dan perizinan Departemen Kesehatan. Kedua elemen ini mutlak tercantum pada kemasan luar. Selain itu, nama jelas perusahaan tertera di muka kemasan. Selain kualitas kemasan itu sendiri juga menentukan. Apakah rusak atau masih layak pakai?

Plastik daur ulang sangat tidak dianjurkan untuk menjadi material kemasan produk makanan. Tommy berpendapat bahwa plastik daur ulang, khususnya plastik berwarna hitam sudah pasti berkualitas buruk. Jenis plastik ini dibuat dari daur ulang berkali-kali, dan mengandung zat beracun yang membahayakan bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

Pengenalan kemasan ramah lingkungan hingga desain produk yang menarik dari PT. Miwon Indonesia, merupakan salah satu layanan yang dihadirkan dalam “Going Printing, Packaging, Plastics Global”. Perhelatan ini merupakan ajang pameran internasional industri printing, packaging dan plastics yang terbesar di Indonesia. Kegiatan digelar di JI Expo Kemayoran, Jakarta. INDOPRINT, INDOPACK, dan INDOPLAS 2012, berlangsung selama 11-14 April 2012. Sebanyak 220 peserta dari 19 negara hadir meramaikan pameran yang terselenggara atas kerjasama Messe Dusseldorf Asia dan PT. Wahana Kemalaniaga Makmur (Wakeni).

KIRIM KOMENTAR

Disclaimer: Pembaca dapat mengirimkan komentar yang terkait artikel. Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Satulingkar.com. Redaksi berhak menghapus komentar yang menyimpang dengan mengubah kata-kata yang tidak etis, kasar, pelecehan, fitnah, bertendensi suku, ras, agama dan antar golongan. Satulingkar.com berhak menghapus komentar negatif dan menutup akses bagi pembaca yang melakukan pelanggaran ini.

Nama :
Komentar :
Peneliti Temukan Spesies Baru di Sulawesi

Penemuan spesies baru itu diberi nama Waiomys mamasae dan  telah dipublikasikan dalam jurnal Zootaxa. Tim penemu tikus jenis baru ini terdiri dari Anang S. Achmadi, S. KH, Dr. Kevin Rowe, dan Dr. Jacob Esselstyn. Sebelumnya tikus semi akuatik lainnya hanya dikenal dari New Guinea, Australia, Afrika, dan Amerika Selatan.


+ lanjut
Anak SMA Juara di Amerika

Ide ini didasari pada potensi buah-buahan dan sayur-sayuran di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel. Guna menyimpan buah-buahan dan sayuran itu, mereka mengkreasikan gagasan berupa alat pendingin ramah lingkungan berupa Green Refrigerant Box, sehingga dalam waktu 2 jam 20 menit, suhu semula 28 derajat celcius mampu turun menjadi 5,5 derajat celcius.


+ lanjut
Charge Handphone Hanya Dengan Duduk

Hal inilah yang berusaha dipecahkan oleh dua mahasiswa asal Kota Salatiga, Jawa Tengah, Brian Ganda Pratama dan Chintya Rizki Amanda, ketika menciptakan alat bernama Lungguh. Sesuai namanya, Lungguh merupakan inovasi berbentuk kursi yang fungsinya bukan hanya untuk duduk melainkan juga untuk mengisi kembali baterai handphone.


+ lanjut