home | · | aktual | · | seni & kriya | · | Perpaduan Gerak, Musik dan Video
 
> Perpaduan Gerak, Musik dan Video
Rabu, 06 Juni 2012

Oleh Degina Juvita

Kelompok penari muda asal Belanda, tampil di panggung. Mereka menamakan diri ‘Subways’. Tidak hanya tari, mereka juga didukung musik dan video. Nama ‘Subways’ diambil dari gerak tari yang diadaptasi dari berbagai negara. Selain menari, mereka juga belajar mengenal serta menggabungkan tradisi dari lintas-negara dalam sebuah pertunjukan panggung.

Sejak September 2011, Subways telah mempersiapkan diri  tampil di depan publik dengan energi yang berbeda. Pada 5 Juni, pertama kalinya Subways tampil di panggung Pusat Kebudayaan Belanda, Erasmus Huis, Jakarta.

Gerak tubuh dari delapan penari; Alexander Carbonaro, Kaia Vercammen, Sebastiaan Maurice, Mohammed Naaleye, Theta Tazelaar, Aina Clostermann Climent, Nicky van Cleef, Camille Pidou,  sangat enerjik. Mereka tampil diiringi beragam aliran musik, dengan kombinasi video. Bahkan beberapa geraknya terinspirasi gaya keseharian di India, Latin, Urban, African, Rumania, Hawai, hingga gerak wushu dan hard rock.

“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat tentang keragaman tari yang ada di dunia. Kami ingin berbagi pengetahuan, kesenangan, dan menunjukkan apa yang tubuh kita dapat lakukan dengan tari,” ujar Kaia Vercammen.

Subways merasa prihatin melihat para pemuda tenggelam dalam pengaruh teknologi seperti, internet dan telepon genggam. Mereka ingin menunjukkan bahwa masih ada dunia lain yang jauh lebih menarik, dan penting untuk dinikmati yakni  tarian yang energik. Selain di Jakarta, Subways akan  tampil di Taman Budaya (Padang), pada 7 Juni, dan Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam (Padang Panjang), pada 9 Juni mendatang.

KIRIM KOMENTAR

Disclaimer: Pembaca dapat mengirimkan komentar yang terkait artikel. Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Satulingkar.com. Redaksi berhak menghapus komentar yang menyimpang dengan mengubah kata-kata yang tidak etis, kasar, pelecehan, fitnah, bertendensi suku, ras, agama dan antar golongan. Satulingkar.com berhak menghapus komentar negatif dan menutup akses bagi pembaca yang melakukan pelanggaran ini.

Nama :
Komentar :
Gerak Lincah di Layar Lebar

Pertunjukan tari ditampilkan dalam film tiga dimensi berjudul “Pina”. Wim Wenders, sang sutradara, mengemas beberapa pertunjukan di atas panggung, dan tarian di luar panggung-- dengan komposisi gambar yang memukau.


+ lanjut
Sendratari Nyai Dasima

Komunitas “Kampus Betawi” menampilkan pagelaran kolosal sendratari Nyai Dasima. Kisah ini terkait erat dengan budaya Betawi, dikemas dalam sajian seni kolaborasi yang segar.


+ lanjut
Ekspresi Ritual Dalam Karya Keramik

Tujuh karya keramik kreasi Endang Lestari dipajang di Galeri Mini, The Japan Foundation, Jakarta. Masing-masing karya memiliki bentuk yang berbeda, namun semuanya terinspirasi dari makanan.


+ lanjut