top of page
  • Vicharius DJ

Antara Kata Kota Kita dan Perayaan Kebudayaan

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan, menggelar Festival Kata Kota Kita di M Bloc Space sebagai pembuka dari Pekan Kebudayaan Nasional (PKN). Festival Kata Kota Kita merupakan  salah satu bagian Kuratorial Gerakan Kalcer yang mewadahi pertemuan ragam suara warga kota di simpul kalcer yang memantik kolaborasi kreatif berdampak lestari.


Beragam hal yang ingin dicurahkan tentang Jakarta baik tentang orangnya, jenamanya, tempat, ruang, aktivitas, lingkungan, hingga fasilitas publik. Handoko Hendroyono, Kurator Gerakan Kalcer, mengatakan bahwa berbagai kegiatan yang digelar selama Festival Kata Kota Kita, antara lain medsos kata kota kita, lorong interaktif kata kota kita, literasi kota kita, pasar kota kita, wicara kota kita, peragaan busana kota kita, musik kota kita, sinema kota kita, hingga simpul kata kota kita.

“Gerakan Kalcer mengoptimalkan budaya sebagai fondasi ekonomi kreatif yang memunculkan gagasan baru serta menjadi dasar dalam merumuskan penjenamaan kota dan cipta ruang lestari untuk melahirkan jenama kalcer berdaya," ujar Handoko.


Ketua Pelaksana Festival, Tatty Apriliyana, menuturkan bahwa Kota Kata Kita menampilkan Purwarupa yang memadukan kecerdasan artificial dengan sentuhan seni rupa, grafis, dan visual percakapan warga kota lewat karya seni. “Kita percaya ruang tamu adalah tempat berkata-kata, dengan itu namanya menjadi Kata Kota Kita” tuturnya.

Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Ristek menekankan pentingnya pembangunan manusia di kota-kota selain dari pembangunan infrastruktur. Melalui Festival Kota Kata Kita menurutnya ingin dibangun berbagai macam komunikasi di berbagai level dengan ragam media untuk penduduk kota.


“Sebab ada satu dimensi yang tidak bisa diukur dengan infrastruktur yaitu pembangunan manusia,” jelas Hilmar.


Ia berharap melalui festival ini dapat memicu pembangunan manusia melalui acara kebudayaan. Dan salah satu langkah yang dilakukan adalah festival bercakap-cakap dalam level beragam.

Pembangunan manusia ini sejatinya jantungnya adalah kebudayaan. Festival Kata Kota kita dimaksudkan untuk memicu percakapan yang akan terus terjadi. Baginya ini adalah festival bercakap-cakap di berbagai macam level. “Syukur ini menjadi gerakan saling menghubungkan satu sama lain yang erat tentang kebudayaan,” kata Hilmar.

Acara puncaknya akan digelar pada 20 hingga 29 Oktober 2023, setelah proses panjang Juni 2023 di 223 titik di seluruh Indonesia. Dalam puncak PKN 2023 tersebut akan diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya, pameran, kenduri rasa, lokakarya, dapur bangsa, diskusi publik, perjamuan, pergelaran, gelar wicara, instalasi, konferensi, artist talk, kongres, perjamuan, DKT, permainan tradisional dan yang lebih menariknya seluruh kegiatan tersebut yang di gelar dalam ruang tamu-ruang tamu PKN 2023 terbuka untuk umum dan gratis dikunjungi selama 20-29 Oktober mulai pukul 10.00 sampai dengan pukul 21.00 WIB.

0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Kommentare


bottom of page