• Vicharius DJ

Bermain dengan Imaginasi Semesta dan Manusia

Bagaimana cara menyadari keindahan alam? Salah satunya melalui instalasi seni yang bisa menjadi momentum untuk menyadari keindahan meski lewat media yang terbatas. Anda bisa melakukannya ketika berkunjung ke pameran seni Imagispace di lantai Ground Floor Ashta District 8, Jakarta Selatan.

Ketika memasuki area pameran yang berbentuk persegi, pengunjung akan disambut dengan ruangan gelap dan cahaya redup. Pada dinding yang ada di ruangan tersebut, pengunjung akan diperlihatkan gambaran animasi tentang alam semesta, seperti galaksi, bumi, dan cahaya.


Gambaran alam semesta ini akan bergerak mengikuti sensor kaki pengunjung. Cahaya animasi di dinding juga bergerak-gerak dan bersinar dengan indah. Untuk menghasilkan pengalaman unik tersebut, Imagispace menggunakan teknologi projector dan sensor untuk memvisualisasikan sketsa yang dibuat oleh tim. Salah satu inspirasi pameran seni Imagispace berasal dari seniman lukis Van Gogh.

Pameran seni yang pernah digelar pada 2020 itu, kini baru menyediakan satu tema, yaitu Lost In Space, yang dapat dikunjungi pada periode 11 Desember 2021 - 9 Januari 2022. Executive Officer SGE Live Imagi Space, Mervi Sumali menjelaskan, instalasi tersebut terinspirasi dari hubungan manusia di dunia, baik dengan alam semesta maupun antar manusia.


“Jadi itu cerita tentang imajinasi dan koneksi dengan alam. Serta human connection, the energy that comes between us”, ujarnya.

Sementara tema Lost in Space memiliki arti setiap tarikan napas dari manusia adalah sesuatu yang berharga dan patut disyukuri. “Contoh saat anak mencium tangan ibunya, it makes you alive, semesta mempertemukan dua manusia yang saling menyayangi dan terhubung,” jelas Mervi.


Selain itu, tema Lost In Space diharapkan Mervi dapat membuat pengunjung untuk berkontemplasi dan berpikir mengenai keberadaan di alam semesta. Kali ini, pengunjung tak hanya bisa berfoto dengan latar suasana ruang penuh cahaya yang estetik, tetapi juga bisa ikut berdonasi pohon.

Donasi penanaman pohon adalah kerja sama Imagispace dengan Alam Sehat Lestari (ASRI) dan Hutan Itu Indonesia. Tidak ada tiket masuk yang dikenakan pada pengunjung Imagispace periode ini, tapi pengunjung bisa berdonasi pohon untuk hutan di Kalimantan. Donasi Rp 75.000 bisa mendapatkan dua tiket masuk dan berkesempatan memberi nama pohon serta mendapatkan sertifikat.


Sementara donasi Rp 25.000 bisa mendapatkan dua tiket masuk, namun pohon ditanam secara kolektif. “Jadi tidak ada tiket masuk, tapi hanya berdonasi pohon untuk hutan Borneo di Kalimantan,” ucap Mervi.

0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua