• Vicharius DJ

Dua Lakon Apik Semarakkan Ajakan Nonton Teater Di Rumah Aja

Program #NontonTeaterDiRumahAja kembali hadir pada akhir pekan kemarin. Kali ini Galeri Indonesia Kaya sebagai penggagas program menghadirkan musikal 'Beta Maluku, Nyanyian Damai untuk Indonesia'. Pertunjukan yang digelar oleh tim kreatif Indonesia Kita diputar streaming di website www.indonesiakaya.com serta channel Youtube IndonesiaKaya.


Pertunjukan 'Beta Maluku, Nyanyian Damai untuk Indonesia' tak hanya bicara soal Maluku. Tapi juga menghadirkan semangat untuk terus menerus mengupayakan perdamaian.



“Melalui kesenian dan kebudayaan itulah, gagasan dan ide-ide tentang Indonesia sebagai 'Rumah Bersama' yang terus diupayakan, filosofi itu yang menggambarkan musikal 'Beta Maluku',” ungkap tim kreatif Indonesia Kita, Butet Kartaredjasa, dalam siaran pers kepada detikcom.


Seperti yang pernah dipentaskan sebelumnya, cerita teater ini membicarakan tentang perbincangan Om Koko, Om Zeth, dan lainnya di warung kopi. Tak hanya sekadar lawakan, namun lebih sarat akan filosofi-filosofi Maluku yang butuh direnungkan. Seperti apa kata Om Koko, “Jang lain kuku lain, tapi lain keku lain.” Ungkapan ini bermakna: jangan saling menjatuhkan, tapi saling membantu satu sama lain.



Mendiang Glenn Fredly yang sempat bermain dalam pentas itu pun turut menyemarakkan pada parodi kedua yang berperan sebagai unsur generasi muda yang meminta hak waris akan esensi sebuah budaya yang bernama Pela Gandong.


“Saya harap #NontonTeaterDiRumahAja dapat menjadi alternatif hiburan bagi masyarakat Indonesia yang dapat meningkatkan kecintaan kepada budaya dan keanekaragaman,” ujar Butet.


Satu pekan sebelumnya Galeri Indonesia Kaya juga menampilkan lakon teater lain bertajuk Perempuan-Perempuan Chairil. Perempuan-Perempuan Chairil merupakan rekaman dari pementasan yang diselenggarakan pada 11 dan 12 November 2017 di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.



Lakon ini menampilkan aktor terbaik Indonesia seperti Reza Rahadian sebagai Chairil Anwar, Marsha Timothy sebagai Ida, Chelsea Islan sebagai Sri Ajati, Tara Basro sebagai Sumirat dan Sita Nursanti sebagai Hapsah Wiriaredja.


Sepanjang masa pandemi Covid-19, masyarakat diminta untuk membatasi kegiatan di luar dan lebih banyak di rumah. Untuk menghibur masyarakat, Galeri Indonesia Kaya secara konsisten akan terus menayangkan pementasan teater yang dapat disaksikan dari rumah melalui platform internet.

SATULINGKAR.COM

DESAIN  |   SENI   |   BUDAYA

© 2016 Yayasan Design+Art Indonesia

grandkemang Hotel lantai 3

Jl. Kemang Raya 2H, Jakarta 12730

Email: redaksi@satulingkar.com

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon