• Vicharius DJ

Kreativitas Seniman Bekasi dan Sukabumi Melawan Covid 19

Dunia sedang mengalami masa suram. Kematian hampir terjadi setiap harinya. Pertokoan, perkantoran, hingga galeri dan aktivitas seni pun terpaksa harus berhenti sejenak. Semua orang menahan diri untuk berkegiatan karena menghindari jatuhnya korban pandemik virus corona atau yang lebih dikenal Covid 19.


Pemerintah Indonesia sendiri secara resmi sudah mengumumkan pembatasan aktivitas di ruang publik sejak empat minggu terakhir. Termasuk pembatasan kegiatan kesenian. Namun bukan berarti kreativitas seni ikut berhenti.  Beberapa galeri di Jakarta tetap menggunakan fasilitas Daring untuk memamerkan karya seni koleksi mereka. Begitu juga teater yang memanfaatkan saluran Youtube untuk pementasan.



Kreativitas seniman juga muncul lewat berbagai karya seni yang menyimbolkan perlawanan terhadap pandemik Covid 19. Salah satunya di kota Bekasi. Digawangi kelompok seni, Spasi,  para seniman yang tergabung memberikan kontribusi mereka dengan membuat  sarana cuci tangan (wastafel) portabel.


Wastafel itu dibuat dari material drum bekas yang sudah dibersihkan. Mereka menambahkan keran kecil yang berfungsi sebagai penyalur air. Para seniman di Spasi lalu melukis drum itu dengan riasan warna-warni a la grafiti. Beragam pesan tergambar dengan apik di drum-drum tersebut.



Spasi bekerja sama dengan gerakan Bekasi Lawan Covid 19 yang diinisiasi kumpulan pengusaha konveksi. Secara sukarela para pegiat yang bergabung di kegiatan ini mendistribusikan wastafel portabel di beberapa titik yang sudah masuk dalam kategori zona merah.


Tak hanya di Bekasi, seniman di Palabuhanratu, Sukabumi pun melakukan hal serupa. 'Lets Fight Back Covid-19' demikian sebuah pesan tertulis lengkap dengan gambar karakter bola dunia mengenakan masker yang seolah menyemprotkan cairan disinfektan ke arah Virus Corona. Lukisan itu terlihat mencolok dari Jalan Pangsor Lio, atau tepatnya di belakang kantor Setda Kabupaten Sukabumi.



Lukisan yang biasa disebut mural itu adalah ungkapan kegelisahan para seniman asal Kabupaten Sukabumi terkait kondisi wabah Covid-19 atau Corona yang akhir-akhir ini menjadi topik utama dalam setiap perbincangan dan pemberitaan. Beragam lukisan mural terpampang, tidak hanya soal pesan perlawanan terhadap Corona tapi juga pesan-pesan bergambar yang membuat gembira siapa saja yang melihatnya.



“Pesan kita sebenarnya simpel, jaga kebersihan diri dan lingkungan. Karena kondisi saat ini virus corona sudah menjadi wabah yang menakutkan. Sementara, lebih baik melawan balik corona dengan mengikuti anjuran tim kesehatan dan pemerintah,” kata Hari,  pembuat mural.

SATULINGKAR.COM

DESAIN  |   SENI   |   BUDAYA

© 2016 Yayasan Design+Art Indonesia

grandkemang Hotel lantai 3

Jl. Kemang Raya 2H, Jakarta 12730

Email: redaksi@satulingkar.com

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon