top of page
  • Vicharius DJ

Melihat Seni dan Alam Berjalan Berdampingan

Masih di awal tahun 2023, pameran ruang terbuka Art Jakarta Gardens kembali hadir untuk kedua kalinya selama sepekan lalu di Hutan Kota by Plataran, Jakarta. Pameran ini dubka Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Hilmar Farid.  Menurutnya, Art Jakarta Gardens tahun ini mencerminkan pembelajaran penting dari pandemi. Dengan hadirnya ajang seni rupa di Hutan Kota ini, masyarakat dapat kembali melihat bagaimana seni dan alam berjalan berdampingan.

 

“Tidak ada ekosistem seni yang sehat tanpa ekosistem alam yang sehat. Prakarsa Art Jakarta Gardens juga memperlihatkan perhatian dunia seni rupa kita pada persoalan kelestarian sumber daya alam yang dewasa ini semakin membutuhkan kreativitas dan terobosan baru,” kata Hilmar. Lebih lanjut ia berharap pameran ini dapat menggali inspirasi artistik bagi kehidupan yang lebih berkelanjutan.

 

Artistic Director Enin Supriyanto menambahkan, pihaknya tidak menyangka Art Jakarta Gardens tahun lalu mendapat tanggapan positif dari rekan-rekan galeri seni rupa, seniman, kolektor, dan pengunjung umum. Menurutnya, acara seni rupa di lingkungan luar ruangan seperti di Hutan Kota by Plataran ini memang memberikan suasana yang berbeda bagi pengunjung.

 

“Untuk karya patung atau instalasi, penempatan di lingkungan taman justru dapat menonjolkan kekuatan karya-karya tersebut. Harapan kami, Art Jakarta Gardens dapat menjadi inspirasi agar banyak karya seni rupa bisa tampil di ruang publik Jakarta di masa mendatang,” katanya.

 

Tahun ini Art Jakarta Gardens didukung oleh sejumlah pihak. Mulai dari Lead Partners, Credit Suisse, hingga Bibit. Product Marketing Lead dari Bibit, Olivia Budiono mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk memberdayakan individu demi membangun hidup yang mereka inginkan dan masa depan yang lebih baik.

 

Yozua Makes selaku CEO dan Founder Plataran Indonesia, turut menyambut hangat gelaran Art Jakarta Gardens tahun ini. Dia mengapresiasi pameran seni rupa ini kembali digelar setelah sukses pada penyelenggaraan perdana tahun lalu. “Saya berterima kasih kepada teman-teman seniman yang hadir dengan inovasi yang bisa menggairahkan kembali seni rupa Indonesia, dan saya berharap kolaborasi ini bisa terus berlanjut hingga tahun-tahun mendatang,” kata Yozua.

 

Selama acara, pengunjung menjelajahi kombinasi presentasi karya seni rupa dalam dan luar ruang dalam bentuk patung, instalasi, dan objek dua dimensi. Sebuah segmen khusus, Taman Patung, akan menampilkan patung luar ruangan oleh seniman seperti Adi Gunawan, Ashley Bickerton, Nyoman Nuarta, Richard Winkler, Sinta Tantra, dan Yim Yen Sum.

 

Dengan dukungan base dari TACO, yang terbuat dari PVC dan HPL berkualitas, karya-karya ini akan kokoh berdiri dalam segala cuaca. Sementara itu, area pameran dalam ruangan akan terdiri atas dua tenda khusus yang disediakan bagi 22 galeri ternama.

 

Sebagai persembahan dari Bibit, FX Harsono, seniman kelahiran Blitar yang telah memperoleh pengakuan internasional, akan menjadi salah satu sorotan tahun ini dengan instalasinya 'The Light of Journey' yang bertempat di ruang khusus hasil rancangan this/PLAY.

 

Lalu Digital Nativ, yang piawai memadukan seni, pengrajinan, dan teknologi, akan mempresentasikan Aquifer, dengan dukungan iForte, untuk mengangkat isu air tanah Jakarta.

 

Berikutnya, Gaspack, perusahaan web 3.0, akan berkolaborasi dengan seniman Abenk Alter untuk menggelar aktivasi NFT yang mengasyikkan. Sedangkan LUAR, spesialis furnitur luar ruangan berkualitas tinggi dengan gaya minimalis modern, menghiasi berbagai titik di Hutan Kota dengan produknya.

 

Dari jejaring seniman performans dan eksperimen bunyi, delapan orang akan menampilkan ajang berjudul 'Intraplay #1: Garden of Self' yang dibawakan oleh Dimas E. Prasinggih, Ishvara Devati, Kurt Peterson, Aldo Ahmad, Jason Noghani, Monica Hapsari, Logic Lost, dan Orcy World (Gilang Anom M.M.). Mereka akan merespons lingkungan Art Jakarta Gardens di Hutan Kota, dengan mengambil inspirasi dari semangat kebebasan para pendahulu mereka.

0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page