• Vicharius DJ

Menengok Edisi Perdana Karya KamiSketsa Galeri Nasional

Galeri Nasional Indonesia akhirnya membuka pameran KamiSketsa. Pameran ini merupakan tindak lanjut dari lokakarya rutin yang diadakan sejak 12 Oktober 2017. Semua karya para sketcher atau seniman sketsa sekarang dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia. Di edisi perdana, sketsa-sketsa ciptaan Iwan Widodo yang bertajuk Gores Hitam Putih dipamerkan bulan ini.

Dikuratori oleh Teguh Margono dan Zamrud Setya Negara, pameran bertajuk Pajang Karya KamiSketsa GalNas ini berlangsung pada 24 Maret sampai 14 April 2022 di Bilik KamiSketsa Galnas.


Totalnya terdapat 15 karya pilihan dari sketsa-sketsa hitam putih Iwan Widodo yang dikerjakan sepanjang tahun 2021. Sebagian besar karyanya dibuat dengan memanfaatkan teknologi Google Street View, dan sebagian lainnya dibuat secara langsung. Iwan Widodo mengatakan membuat skesta adalah respons sekaligus adaptasi terhadap situasi yang terjadi sekarang ini.

“Bagi saya, sketsa yang saya buat itu sebagai 'obat' penyemangat untuk terus bergerak kreatif tanpa batas dan halangan,” tutur Iwan.

Kurator pameran Zamrud Setya Negara mengatakan melalui sketsa-sketsa yang dibuat Iwan, dia mampu menampilkan kepiawaian dalam penguasaan penggunaan teknik tinta Cina. Teknik itu lalu digoreskan dengan fountain pen dan sapuan kuas yang lembut dalam lembaran kertas.


“Secara akurat pula, ia membidik dan menangkap objek lengkap dengan suasana interaksi manusia dan objek-objek lainnya sebagai elemen kuat pada sketsanya,” papar Zamrud.

Menurutnya, objek-objek yang dipilih sangat variatif, mulai dari suasana kota-kota di Indonesia sampai pada berbagai kota di mancanegara. Iwan hendak menunjukkan kekuatan gores hitam putih yang dapat merealisasikan geregetnya suasana pada sebuah lembar sketsa.



Kepala Galeri Nasional Indonesia, Pustanto, mengatakan pameran Pajang Karya KamiSketsa bakal digelar selama beberapa kali sepanjang tahun ini. Sebelumnya, KamiSketsa GalNas berada pada tataran mengenal, mengetahui, mengembangkan wawasan dengan berdiskusi, dan terlibat langsung dalam proses kreatif menciptakan suatu karya seni atau praktik membuat sketsa.


“Pada Pajang Karya KamiSketsa Galnas ini, para peserta diajak untuk meng-upgradepengetahuan dan informasi tentang penyajian karya-karya sketsa dengan cara terlibat langsung dalam menyiapkan dan mempresentasikan karya sketsa mereka untuk dapat diapresiasi oleh publik,” tukasnya.

0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua