• Vicharius DJ

Ruangrupa Wakili Asia di Pameran Documenta Fifteen Jerman

Ruangrupa yang terpilih sebagai direktur artistik Documenta Fifteen yang berlangsung di Kassel, Jerman, memboyong berbagai kolektif seni dan seniman Tanah Air. Salah satunya adalah Gudskul Ekosistem. Ia merupakan salah satu studi kolektif dan ekosistem seni rupa kontemporer yang berlokasi di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Ia dibentuk dari tiga kelompok seni yakni ruangrupa, Serrum, dan Grafis Huru-Hara. Sejak 2018, Gudskul membuat banyak program bagi pegiat seni.

MG Prianggono, perwakilan dari Gudskul Ekosistem mengatakan hal yang menarik adalah ketika pengetahuan bisa terdistribusi ke teman-teman yang lain saat kolektif menjadi sebuah metodologi. “Kami membuat semacam sekolah yang sampai sekarang sudah ada edisi keempat dan nantinya mau dilakukan di documenta,” tuturnya.


MG mengibaratkan karya seni yang dibawanya ke ajang pameran seni rupa kontemporer setiap lima tahun sekali itu sebagai 'pasar ilmu'. Gudskul membawa lumbung pengetahuan yang sudah diterapkannya ke Kassel, Jerman. “Kita mengubah ruangan museum, yang juga sebagai tempat tinggal untuk lokasi belajar dan berkarya di sana,” tambah MG.

Dalam proyek 'Pasar Ilmu', MG mempertemukan pengunjung lokal dengan metodologi yang dipunya Gudskul Ekosistem. Dari ruang itulah, diharapkan dapat saling bercerita satu dengan yang lain. documenta fifteen bukan sembarang pameran seni kontemporer biasa. Digelar setiap 5 tahun sekali di Kassel, Jerman sejak 1955, documenta merupakan ajang temu seniman antar negara, kurator, pegiat kreatif sampai pencinta seni selama 100 hari.

Ruangrupa tercatat sebagai kolektif seni pertama yang memimpin penyelenggaraan documenta dan mengukir sejarah karena satu-satunya direktur artistik asal Asia sejak awal penyelenggaraan. Konsep 'lumbung' dibawa oleh ruangrupa untuk perhelatan akbar tersebut. Seperti diketahui, lumbung adalah tempat ketika padi dihasilkan oleh masyarakat sebagai SDM masa depan.


Lumbung akan diterapkan bersama nilai-nilai kolektivitas, humor, kemurahan hati, kemerdekaan, ketahanan, keingintahuan, transparansi, dan konektivitas diantara beragam masyarakat secara mendunia. Sebagai alternatif acara dikarenakan pandemi COVID-19 tim artistik ruangrupa mulai berkoneksi untuk memanfaatkan ruang virtual sejak April 2020 di lokasi masing-masing, yakni Jakarta, Kassel, Amsterdam, Ramallah, dan Makassar.

Documenta pun sejak awal digelar sebagai penyembuh luka para penikmat seni pasca perang. Kolektif seni Ruangrupa akan berbagi berbagai kisah di balik proses penciptaan pameran seni internasional Documenta Fifteen yang akan berlangsung di kota Kassel, Jerman dari tanggal 18 Juni – 25 September 2022.


“Dari pengalaman kolektif kami bekerja di masa pandemi sambil kembali merefleksikan nilai solidaritas. Kami perlu memikirkan kembali apa itu praktik artistik dan penyelenggaraan peristiwa seni, apa yang bisa dan seharusnya dilakukan. Semua ini terkait dengan masalah sosial-politik yang dihadapi dalam konteks lokal masing-masing,” ujar ruangrupa.


Ruangrupa dan Tim Artistik memilih untuk bekerja dengan anggota lumbung dan seniman lumbung berdasarkan model mereka yang bertujuan untuk menginspirasi, dari praktik seni mereka yang berakar dalam struktur sosial setempat.

0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua