© 2016 Yayasan Design+Art Indonesia

SATULINGKAR.COM

DESAIN  |   SENI   |   BUDAYA

grandkemang Hotel lantai 3

Jl. Kemang Raya 2H, Jakarta 12730

Email: redaksi@satulingkar.com

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon

Kolaborasi Pegiat Kreatif di Catalyst Art Market

#MyArtMyLiving. Itulah tema yang diangkat dalam kegiatan kreatif, Catalyst Art Market yang ke-6. Kegiatan ini menggandeng puluhan seniman, komunitas, dan pegiat kreatif lintas divisi. Acara berlangsung mulai dari 30 April sampai 1 Mei 2016 di Graha Purna Wira, Jl. Darmawangsa 3 no 2, Jakarta Selatan, dengan melibatkan lebih dari 50 tenant lokal dari enam kota yaitu; Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Surabaya dan Yogyakarta.

 

Definisi #MyArtMyLiving menurut Raymond Malvin Co-Founder Kopi Keliling adalah sebuah proses berkarya yang menjadi bagian dari kehidupan seorang seniman. “Mulai tahun ini akan kami jadikan payung besar dalam setiap acara-acara Catalyst Arts untuk beberapa tahun ke depan,“ tutur Raymond.

 

Tak hanya seniman, Catalyst Art Market kali ini juga menggandeng sebuah toko vinyl bernama Substore untuk berkolaborasi dengan mengisi acara musik. Toko vinyl ini didirikan oleh pasangan penggemar musik yaitu Aria Anggadwipa dan Intan Anggita yang sekarang cabangnya sudah tersebar di Jakarta, Bandung, Bali, dan bahkan di Tokyo, Jepang. “Kami merasa terhormat bisa dipercaya untuk mengisi bagian musik di Catalyst Art Market 6 ini. Sejak awal ditawari untuk berkolaborasi, kami antusias sekali,” tutur Aria.

 

Kolaborasi dipilih Catalyst Art Market sebagai cara paling ampuh untuk menggandeng berbagai kalangan masyarakat turut mengambil bagian dalam setiap acara. “Dengan rutin menyelenggarakan Catalyst Art Market maka akan menciptakan ekosistem yang tumbuh secara organik dan berkelanjutan. Feedback positif yang didapat akan memicu seniman dan ilustrator untuk menciptakan karya yang lebih berkualitas, bermanfaat dan bisa disandingkan dengan produk asing,” ungkap Patricia Wulandari, Co-founder Kopi Keliling.

 

 

 

Please reload

Membongkar Dapur Penonton di Festival Teater Jakarta 2019

Membumikan Kembali Tradisi Ulos Batak

Membaca Ulang Karya Lawas Seniman Jakarta

Memandang Mitos Lewat Dua Perupa Lintas Generasi

1/1
Please reload

ARTIKEL TERBARU