© 2016 Yayasan Design+Art Indonesia

SATULINGKAR.COM

DESAIN  |   SENI   |   BUDAYA

grandkemang Hotel lantai 3

Jl. Kemang Raya 2H, Jakarta 12730

Email: redaksi@satulingkar.com

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon

Kembalinya Aksi Duo Seniman Bandung di Ibu Kota

25 Jul 2016

Radhinal Indra dan Rega Rahman, dua seniman muda asal Bandung itu memang tak pernah lelah menggebrak dunia seni Indonesia. Mereka kembali hadir lagi, kali ini di Ibu Kota, dalam sebuah pameran duo bertajuk ‘ON N’ ON’. Pameran itu bekerja sama dengan Space: Gallery + Workshop yang dibuka sejak 23 Juli kemarin. 

 

Keduanya dalam kata pengantar pameran menyebutkan bahwa tidak ada tema khusus yang menghubungkan di antara karya dua seniman. Tidak ada juga berbagi makna ataupun latar belakang mereka dari Bandung di pameran ini.

 

  
Radhinal Indra akan mengeksplorasi transformasi bulan, fase yang mewakili waktu dan 'makna bersama' yang dikumpulkan dari orang-orang yang berada di sekitarnya. Perubahan waktu dan sejarah yang berulang merupakan siklus transformasi. “Budaya dan peradaban dengan cepat berubah dan membuat 'berbagi makna' yang diungkapkan Radhinal berselisihan,” ungkapnya. 
 
Sementara itu Rega Rahman menciptakan ulang gambar dari latar belakang budaya pop barat di tahun 1950an. Dia lalu mengubahnya ke dalam berbagai komposisi dan beberapa warna-warni gambar yang terdiri dari ledakan digital dan kehancuran dari kertas putih.  Isu agama fundamentalisme yang makin gencar, mungkin akan membuat pengunjung yang melihat dapat menghubungkan di karya-karya Rega.
 
“Tapi itu adalah ironi halus untuk dipahami bagaimana arabesque (mewakili agama) adalah kertas putih polos,” pungkasnya. 

Radhinal dan Rega adalah anggota dari seniman Gerilya Collective, Bandung. Pameran ini masih terbuka untuk umum sejak pembukaannya pada 23 Juli pukul lalu. Jadi buat kamu yang penasaran dengan karya terbaru duo seniman ini bisa berkunjung ke Space: Gallery + Workshop di Jalan Terogong Raya 36J, Cilandak Barat, Jakarta.

 

 

 

Please reload

Memandang Mitos Lewat Dua Perupa Lintas Generasi

Rayakan Keragaman Seni Rupa dalam In-Art Festival 2019

Lima Jalan Seniman Kontemporer Merespons Keresahan Publik

Merayakan Satu Dekade Batik di Pentas Dunia

1/1
Please reload

ARTIKEL TERBARU