© 2016 Yayasan Design+Art Indonesia

SATULINGKAR.COM

DESAIN  |   SENI   |   BUDAYA

grandkemang Hotel lantai 3

Jl. Kemang Raya 2H, Jakarta 12730

Email: redaksi@satulingkar.com

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon

Saat Lelaki dan Perempuan Melawan Tindak Kekerasan

27 Nov 2016

Tak pernah ada satupun manusia di dunia yang bisa menerima adanya tindak kekerasan pada dirinya. Baik itu perempuan ataupun laki-laki. Kekerasan yang umumnya terjadi memang sering menjadikan perempuan sebagai korban dan menempatkan laki-laki sebagai pelaku. Namun apakah benar selamanya demikian?

 

Nova Eliza, selebritis sekaligus pendiri Suara Hati Foundation ingin menyadarkan bahwa kadang laki-laki pun secara tak langsung kerap kali menjadi korban. Penyadaran itu ia sampaikan dalam pameran foto bertajuk, Suara Hati Lelaki di Erasmus Huis, Jakarta. Sesuai namanya, rangkaian foto yang dipamerkan memang menampilkan beragam sosok lelaki di Indonesia.

 

 Ada 51 foto publik figur lelaki Indonesia dari berbagai profesi  baik dari kalangan seniman, politisi, penulis, tokoh agama dengan berbagai ekspresi wajah kelembutan para lelaki yang menggambarkan dukungan mereka terhadap kaum perempuan korban kekerasan. Mereka, di antaranya, yakni Chicco Jerikho, Anjasmara, Slank, Eko Supriyanto, Igor Saykoji, Rafly Kande, Muhammad Assad, Rob Swartbol, Prabu Revolusi, Eric Yusuf dan lainnya.

 

Suara Hati Foundation menggandeng fotografer Nurulita yang telah sukses menangkap ekspresi wajah public figure perempuan yang diperkenalkan pada kampanye ‘Suara Hati’ beberapa waktu lalu.

Sejak Desember 2015, Nova Eliza membentuk Suara Hati Foundation, lembaga nirlaba yang lahir atas keprihatinannya melihat tindak kekerasan di Indonesia. Keseriusan dan komitmen dalam hal tersebut membuatnya ingin merangkul semua kalangan yang mengalami hal demikian.

 

“Proyek ini melibatkan campur tangan para lelaki dengan profesi berbeda dari berbagai ras, suku dan keyakinan yang berbeda, bergabung untuk menghentikan kekerasan terhadap perempuan,” kata Nova.

 

 

Para tokoh yang jadi model dalam pameran ini dipilih sebagai sosok yang peduli dan bisa menyuarakan hati mereka soal kekerasan dari sudut pandang mereka. Menurutnya, sangat diperlukan sosok pria yang dapat mengubah suatu hal, berdiri dan berbicara untuk kesetaraan gender.

 

Pameran Foto Suara Hati Lelaki sendiri merupakan proyek ketiga Nova setelah menggelar pameran Suara Hati Perempuan dan talkshow dengan lembaga-lembaga yang mendukung anti kekerasan perempuan di Indonesia.

 

Dipilihnya konsep pameran foto sendiri diungkapkan Nova bahwa karya fotografi punya rasa tersendiri. “Lewat foto, feel-nya berbeda, foto menggambarkan ekspresi dan memberi banyak cerita,” katanya.

 

Terdapat jumlah kasus kekerasan yang dilaporkan sepanjang tahun 2015 mencapai 321.752 kasus, sementara berdasarkan data yang ditangani oleh pengadilan agama sekitar 305.533.  Jumlah kasus tindak kekerasan yang masih sangat tinggi itu menggerakkan Suara Hati Foundation untuk merangkul lebih banyak pihak termasuk melibatkan kaum lelaki yang dalam kebanyakan kasus tindak kekerasan menjadi pelaku utama agar timbul pemahaman dan kepedulian terhadap kaum perempuan yang juga mempunyai hak asasi yang sama.

Please reload

Membongkar Dapur Penonton di Festival Teater Jakarta 2019

Membumikan Kembali Tradisi Ulos Batak

Membaca Ulang Karya Lawas Seniman Jakarta

Memandang Mitos Lewat Dua Perupa Lintas Generasi

1/1
Please reload

ARTIKEL TERBARU