© 2016 Yayasan Design+Art Indonesia

SATULINGKAR.COM

DESAIN  |   SENI   |   BUDAYA

grandkemang Hotel lantai 3

Jl. Kemang Raya 2H, Jakarta 12730

Email: redaksi@satulingkar.com

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon

12 Desainer Unjuk Gigi di Galeries Lafayette

21 Apr 2017

Danjyo Hiyoji, alex[a]lexa, ATSTHELABEL, Ellyhan Jewelry, Kami Idea, LOTUZ, MILCAH, MAZUKI, pvra, REVES STUDIO, VIVIAN LEE, Day and Night by YELLY ialah sebaris desainer lokal yang karyanya mampir di Galeries Lafayette. Sebuah pusat belanja fesyen dari Paris yang mendirikan gerainya di Jakarta sejak 2013 lalu.

 

Setiap tahunnya Galeries Lafayette menggelar Fashion Lab. Acara ini menjadi ajang bagi perancang muda lokal untuk memperkenalkan hasil karya-karya terbaiknya kepada publik. Tahun ini 12 desainer muda dari Indonesia Fashion Forward (IFF) yang berhak mendapat kesempatan itu.  Fashion Lab sendiri menempati area seluas hampir 100 meter persegi di lantai 1 Galeries Lafayette. Pencinta fesyen dapat melihat langsung dan membeli karya para desainer IFF dari berbagai generasi.

 

 

Koleksi yang dijual pun sangat beragam, mulai dari pakaian, sepatu, tas hingga aksesori dengan kisaran harga Rp300 ribu hingga Rp1 jutaan. Seluruh koleksi tersebut pun banyak yang tak dijual di pusat belanja lain. Hal ini tentu saja menjadi kesempatan terbaik bagi pencinta fesyen yang ingin mengoleksi karya para desainer IFF tersebut, yang selama ini menghias halaman fesyen media lokal maupun internasional, serta pernah tampil di ajang fesyen kelas dunia.

 

Melissa Ann selaku Head Marketing Galeries Lafayette mengatakan Galleries Lafayette memang berkomitmen untuk mendukung desainer muda Tanah Air. Menurutnya, jenama dan perancang baru perlu diasah dari sisi brandingdan bisnis untuk menjadi desainer berskala dunia. “Tahun ini sudah tahun ke-empat, pelanggan biasanya menunggu. Seperti kemarin ada antrean panjang untuk sepatu dari brand Pvra. Artinya it works dan ditunggu. Mudah-mudahan desainer lain termotifasi. Lafayette sendiri mencari yang edgy tapi elegan,” kata Melissa.

 

 

Sebagai pusat belanja kelas dunia, Galeries Lafayette sadar betul akan namanya di mata dunia. Karenanya organisasi yang tepat pun menjadi bahan pertimbangan ketika menggandeng Jakarta Fashion Week (JFW) untuk bekerja sama. Svida Alisjahbana selaku pendiri JFW yang membawahi IFF mengatakan, Fashion Lab memang sudah terbukti dapat membantu para desainer. Apalagi Galeries Lafayette akan membagi hasil penjualan ke IFF demi mengembangkan desainer muda Tanah Air. Program ini akan berlangsung sejak 5 April hingga 21 Mei 2017 di Galeries Lafayette.

Please reload

Refleksi Pribadi di Ruang Publik

Di Balik Layar dan Waktu Dua Dekade Karya Andramatin

Kolaborasi Visual Batin dan Kasat Mata

Apresiasi Karya Tiga Arsitek Lokal di Le Chateau x Brizo

1/1
Please reload

ARTIKEL TERBARU