© 2016 Yayasan Design+Art Indonesia

SATULINGKAR.COM

DESAIN  |   SENI   |   BUDAYA

grandkemang Hotel lantai 3

Jl. Kemang Raya 2H, Jakarta 12730

Email: redaksi@satulingkar.com

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon

Saat Game dan Politik Dipadu Jadi Satu Permainan

26 May 2017

Game selalu diasosiasikan dengan kesenangan dan semua hal yang membuat happy. Sementara politik sebaliknya. Ia selalu diasosiasikan dengan hal yang berbau negatif, kotor, dan penuh intrik. Apakah mungkin bila kedua hal yang berbeda itu disatukan? Mengapa tidak! Menciptakan sebuah game tidak melulu soal kesenangan. Beberapa pengembang, memilih jalur yang tidak biasa, dengan mengembangkan game bertemakan politik.

Di Goethe Haus, Jakarta sejak 8 Mei kemarin hubungan antara permainan antara game dengan kepentingan politik coba dijelaskan ke masyarakat awam melalui pameran yang bertajuk 'Games and Politics'. “Pada dasarnya, kami ingin menampilkan game-game yang bertemakan politik sebagai bagian dari kehudpan bermasyarakat,” ujar Ulrike Klose, staf humas Goethe Haus. 


Secara total, ada 16 permainan yang dipamerkan dalam acara kali ini. Semua game tersebut merupakan hasil kurasi dari Goethe-Institut dan ZKM Center for Art dan Media. Seluruh game yang dipamerkan terbagi dalam enam kategori, yaitu, pengambilan keputusan politik, politik gender, peperangan, pengungsi, pengaruh media, dan peristiwa bersejarah.
Para pengunjung yang datang pengunjung terlihat asyik memainkan game-game yang dipamerkan dan semuanya terbuka bagi umum gratis.
Goethe-Institut dan ZKM Center for Art and Media sudah fokus pada game politik yang sudah dikembangkan sejak tahun 2004 lalu. “Lewat setiap permainan para pemain akan terus menerus mengalami superioritas kekuatan orang lain saat mereka berpindah dari satu bagian ke bagian berikutnya.”

Setelah pembukaan, serangkaian acara seru akan memberi kesempatan kepada gamer kawakan, pemula di ranah digital, pecinta seni, maupun orang yang tertarik kepada politik untuk bermain. Di karya 'Yellow Umbrella', demonstran damai membela diri terhadap polisi, penjahat, dan politisi yang berbaris melawan mereka.


Di karya 'Killbox' yang dimainkan secara pemain multi-player, topik perang drone mencerminkan secara kritis teknologi kompter sebagai perpanjangan kekuatan militer dan politik. Selain itu, ada karya 'Unmanned', 'This War of Mine', 'Perfect Woman', 'Dys4ia', 'Coming Out Simulator', 'Phone Story', dan lain-lain. Pameran interaktif 'Games & Politics' berlangsung hingga 27 Mei mendatang. Jadi, jangan sampai ketinggalan ya! 

Please reload

Refleksi Pribadi di Ruang Publik

Di Balik Layar dan Waktu Dua Dekade Karya Andramatin

Kolaborasi Visual Batin dan Kasat Mata

Apresiasi Karya Tiga Arsitek Lokal di Le Chateau x Brizo

1/1
Please reload

ARTIKEL TERBARU