© 2016 Yayasan Design+Art Indonesia

SATULINGKAR.COM

DESAIN  |   SENI   |   BUDAYA

grandkemang Hotel lantai 3

Jl. Kemang Raya 2H, Jakarta 12730

Email: redaksi@satulingkar.com

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon

Surga Bawah Laut yang Terekam Lensa Kamera

24 Feb 2018

Indonesia dikenal dunia sebagai negara maritim yang kaya akan sumber daya laut. Tak hanya ragam jenis ikan dan biota laut, keindahan terumbu karang di wilayah perairan Indonesia sering menjadi obyek wisata bawah laut wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri.

Harian Kompas merangkai keindahan itu dalam bingkai-bingkai foto di Bentara Budaya Jakarta bertajuk Laut Kita Ibu Kita; Ekspedisi Kompas Jelajah Terumbu Karang. Semua berjumlah 75 karya foto yang sudah dikurasi dari 1500 foto selama sembilan bulan. 

Pameran dibuka oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, pada 21 Februari kemarin. Dalam sambutannya, Siti Nurbaya mengucapkan terima kasih pada harian Kompas, yang sudah secara komperhensif mendokumentasikan salah satu kekayaan alam terbesar Indonesia.

“Ini akan sangat berharga bagi negara. Untuk menjaga keindahan karang, sebagai salah satu sumber kekayaan alam yang amat berharga bagi negara kita di kemudian waktu,” tuturnya. 

Ia mengatakan terumbu karang ialah struktur makhluk hidup yang tertua di bumi. Ia hanya tumbuh beberapa centimeter saja per tahun. Sehingga yang ada di Indonesia itu sudah tumbuh sekian juta tahun silam.

Berbagai foto ini diambil dari delapan lokasi terumbu karang terbaik Indonesia. Mulai dari Teluk Jailolo di Maluku Utara, Teluk Cenderawasih di Papua, Perairan Komodo di Manggarai Barat, Selat Lembeh di Sulawesi Utara, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Raja Ampat di Papua Barat, Selayar di Sulawesi Selatan, dan Pulau Bali.

Lebih dari 30 personil yang terdiri dari reporter, fotografer, litbang, dan grafis, terjun dalam ekspedisi tersebut. Menghasilkan berbagai karya tulis, foto, video, dan grafis yang sudah diterbitkan secara berkala di harian Kompas. Dalam pameran ini, foto-foto juga ditampilkan secara berbeda lewat multimedia.

Keindahan karang Indonesia di pameran ini, tak hanya bisa dinikmati lewat foto. Namun juga ragam ceritanya, permainan, hingga video mapping. Jika berminat melihatnya, pameran ini dibuka untuk publik hingga 25 Februari mendatang.  

Please reload

Refleksi Pribadi di Ruang Publik

Di Balik Layar dan Waktu Dua Dekade Karya Andramatin

Kolaborasi Visual Batin dan Kasat Mata

Apresiasi Karya Tiga Arsitek Lokal di Le Chateau x Brizo

1/1
Please reload

ARTIKEL TERBARU