© 2016 Yayasan Design+Art Indonesia

SATULINGKAR.COM

DESAIN  |   SENI   |   BUDAYA

grandkemang Hotel lantai 3

Jl. Kemang Raya 2H, Jakarta 12730

Email: redaksi@satulingkar.com

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon

CASA Indonesia 2018, Desain yang Mewakili Kemajemukan Indonesia

4 Jun 2018

Akhir pekan lalu ketika mengunjungi CASA Indonesia 2018 di Ritz Carlton Pacific Place mata ini seakan tertarik sebuah pemandangan yang unik. Sebuah instalasi seni karya TMS Creative membuat pengunjung seakan tak bisa menolak untuk melihatnya. Guratan warna yang mencolok menjadi senjata andalan mereka ketika menelurkan karya ini. Mereka menamainya Journey of One Nation.

Warna yang mencolok dan corak yang unik memang menjadi ide dasar untuk memvisualisasikan konsep perjalanan sebuah bangsa. Bangsa apalagi jika bukan Indonesia. Sepertinya tema itu sangat cocok dengan tema besar yang diambil CASA Indonesia di tahun ke sembilan penyelenggaraannya, One Nation. 

Beranjak dari karya TMS Creative, pandangan mata lalu disuguhi sebuah karya instalasi yang membuat nyaman dan hangat. Karya itu buatan Kahfiati Kahdar. Sosok yang dianggap sebagai pengorbit desainer Indonesia untuk program BEKRAF tersebut tak ingin ketinggalan untuk berpartisiapasi dalam CASA 2018. Ia menghadirkan karya berupa tekstil rajut dan makrame. Berbagai produk dekoratif berbentuk makrame bernuansa putih begitu menyita perhatian pengunjung. Instalasi ini pun turut dikawinkan dengan karya Panca Dwinandhika seorang seniman tato Indonesia.

Karya instalasi lain yang cukup menyilaukan mata yakni Media (spatial) Social karya duo arsitek Ren Riri. Karya ini berangkat dari interaksi manusia modern yang telah berevolusi dengan kehadiran internet, smartphone, dan media sosial yang menyebabkan minimnya interaksi tatap muka. 

Dari sini wujud dan definisi ruang tidak lagi sama namun merupakan ekspresi dunia maya dan interaksi tak berwujud. Ekspresi ini lantas diterjemahkan oleh warna dan cahaya lampu-lampu yang dapat Anda lihat dalam karya ini yang mewakili pengalaman spasial di dalamnya.

Sejak dibuka pertama kali pada 2010, karya-karya di CASA Indonesia sudah melalui kurasi dengan baik. Tak heran, pameran ini selalu mencuri perhatian masyarakat Indonesia khususnya para penikmat arsitekur dan desain. Seperti tahun sebelumnya, CASA Indonesia kembali menggandeng arsitek Cosmas D. Gozali sebagai Exhibition Director dan Diana Nazir, desainer interior. 

“Tema One Nation ini menonjolkan keberagaman dan keunikan yang dimiliki bangsa Indonesia menjadi potensi yang harus dipertahankan dan dapat menjadi kesatuan yang unik,” papar Cosmas.

Arsitek kenamaan itu sendiri turut menyumbangkan sebuah karya instalasi The Box-Jati Diri. Sangat unik karena diwujudkan dalam bentuk labirin berliku penuh kaca dengan tata lampu neon. Pada karyanya ini Cosmas ingin menampilkan keberagaman di Indonesia yang saling berasimilasi dan beradaptasi dan menciptakan variabel-variabel baru. 

Simbol kemajemukan jati diri dikemas dengan apik dalam panel-panel komposisi warna yang tersusun secara acak dengan tanpa ada yang mendominasi satu sama lainnya. CASA Indonesia 2018 ini diikuti lebih dari 60 tenant yang dapat memberikan inspirasi desain bagi para pengunjung.

Terdapat beberapa zona di dalamnya, mulai dari zona Designer Living Showcase dengan menampilkan 10 desainer yang tergabung dari Desainer Interior, Desainer Produk, Aristek, Interior Architect, dan lainnya. Sementara itu zona Architectural Project merupakan presentasi dari 52 arsitek yang tergabung dalam Indonesian Architecture Week di Seoul. 

Please reload

Refleksi Pribadi di Ruang Publik

Di Balik Layar dan Waktu Dua Dekade Karya Andramatin

Kolaborasi Visual Batin dan Kasat Mata

Apresiasi Karya Tiga Arsitek Lokal di Le Chateau x Brizo

1/1
Please reload

ARTIKEL TERBARU