© 2016 Yayasan Design+Art Indonesia

SATULINGKAR.COM

DESAIN  |   SENI   |   BUDAYA

grandkemang Hotel lantai 3

Jl. Kemang Raya 2H, Jakarta 12730

Email: redaksi@satulingkar.com

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon

Fesyen dan Tekstil Pun Ikut Memeriahkan Asian Games 2018

27 Aug 2018

Jakarta dan Palembang tahun ini menjadi tuan rumah utama perhelatan kompetisi olahraga terbesar se-Asia, Asian Games. Setelah membuka dengan begitu hebat di Stadion Gelora Bung Karno, rasanya kemeriahan Asian Games belum juga surut sampai berakhirnya nanti cabang olahraga yang dipertandingkan. 

Pujian dan semangat masih terus ramai muncul di media sosial. Seperti tak ingin ketinggalan, dunia fesyen dan tekstil pun ikut memeriahkannya dengan mengadakan sebuah pameran bertajuk, Asian Textiles Exhibition 2018; Share Roots, Diverse Growth, Celebrating Asia’s Textiles Traditions di Museum Tekstil, Jakarta.


Beragam koleksi kain tenun karya para perempuan penenun dari Toraja dan Mamasa, SuIawesi dan Adonara dan Lembata, Nusa Tenggara Timur dipamerkan di sini, termasuk Torajamelo, salah satu merek tenun yang dalam pameran ini menampilkan koleksi bertajuk Menenun Cerita Indonesia.  

“Kali ini kami menampilkan inovasi kain tenun dengan warna yang lebih kekinian, serta bahan yang lebih popular, sehingga kain tenun semakin digemari oleh masyarakat umum, khususnya pecinta kain tradisional,” kata Pendiri Torajamelo, Dinny Jusuf.


Motif garis-garis sederhana dan pewarnaan yang lembut, membuat tenun Toraja digemari bukan hanya oleh pengunjung dalam negeri tetapi juga pengunjung internasional. Menurut Dinny, ajang ini merupakan pameran prestisius yang menampilkan tak hanya kain tradisional Nusantara saja tapi juga kain-kain tradisional dari negara Asia yang lain. 

Menurut Dinny, pameran seperti ini merupakan salah satu cara mendidik pasar. Pengunjung bisa melihat proses pembuatan tenun seperti apa, mulai dari memilih benang sampai menjadi kain. Karena itu, tambah Dinny, wajar bila karya dari tenun kerap dihargai dengan nominal cukup tinggi.


“Jadi kami bukan hanya sekadar membeli tapi juga membangkitkan kebanggan. Karena market bukan hanya lokal tetapi juga internasional,” terangnya. Pameran tekstil dan fesyen ini terbuka untuk umum hingga 9 September mendatang. 

Please reload

Memandang Mitos Lewat Dua Perupa Lintas Generasi

Rayakan Keragaman Seni Rupa dalam In-Art Festival 2019

Lima Jalan Seniman Kontemporer Merespons Keresahan Publik

Merayakan Satu Dekade Batik di Pentas Dunia

1/1
Please reload

ARTIKEL TERBARU