© 2016 Yayasan Design+Art Indonesia

SATULINGKAR.COM

DESAIN  |   SENI   |   BUDAYA

grandkemang Hotel lantai 3

Jl. Kemang Raya 2H, Jakarta 12730

Email: redaksi@satulingkar.com

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon

Bali dan Jejak-Jejak Warisan Majapahit

29 Sep 2018

Sosok wanita duduk dengan sikap resmi seakan menggambarkan seorang bangsawan Kerajaan Majapahit. Rambutnya tertata dengan rapi dan mengenakan hiasan telinga yang besar. Pada lehernya terdapat kalung yang besar dengan liontin yang tampa mewah, sementara pada pergelangan tangannya pun terdapat gelang yang besar pula.


Itulah sosok Wabita Terakota, sebuah arca peninggalan Majapahit. Ia ditampilkan ke publik bersama peninggalan Majapahit lainnya seperti Keris Raja Balia. Keris ini milik salah satu raja di Pulau Dewata. Ia merupakan saksi bahwa raja ikut andil dalam pelestarian budaya. Keris ini digunakan oleh Tjokorda Gde Raka Soekawati di masa mudanya semasa ia menjadi pangeran bernama Anak Agung Rama Dalem. 

Tak hanya itu. Peninggalan lain dipamerkan juga untuk publik seperti Arca Pria Terakota Majapahit, Kendi Susu, hingga Batok Majapahit. Betok ini merupakan peninggalan dari Kerajaan Majapahit. Dalam dunia keris, betook merupakan pusaka untuk melindungi pusaka yang lainnya.


Di mana bisa menyaksikan semua warisan itu? Datanglah ke Galeri Indonesia Kaya. Mereka bekerja sama dengan Museum Gubug Wayang yang didirikan Yensen Project menyelenggarakan pameran bertajuk Bali: Pewaris Majapahit. Pameran ini menampilkan delapan peninggalan Kerajaan Majapahit.


Majapahit merupakan sebuah kerajaan yang berpusat di Jawa Timur yang pernah berdiri sekitar tahun 1293 hingga 1500 M. Majapahit dianggap sebagai kerajaan terbesar dalam sejarah Indonesia. 

Walaupun merupakan kerajaan Hindu, penduduk Majapahit terdiri atas berbagai etnis, ras, dan agama namun tetap rukun bersatu di bawah Surya Majapahit. Berbicara tentang Bali, tidak lepas dari Kerajaan Majapahit.


Konsistensi Bali dalam menjaga adat istiadat, kearifan lokal, dan karakter kebudayaan leluhur ini menjadikan Bali sebagai benteng terakhir kebudayaan Majapahit yang masih dapat dirasakan oleh masyarakat saat ini.


Galeri Indonesia Kaya memamerkan pameran benda-benda koleksi yang sudah dikumpulkan selama beberapa tahun ini dipamerkan untuk berbagi pengetahuan pada masyarakat, khususnya generasi muda. Pameran ini akan berlangsung hingga akhir September besok. Jangan sampai terlewatkan ya! 

Please reload

Seek-a-seek #2 Merespon Tantangan di Dunia Desain Grafis

Refleksi Pribadi di Ruang Publik

Di Balik Layar dan Waktu Dua Dekade Karya Andramatin

Kolaborasi Visual Batin dan Kasat Mata

1/1
Please reload

ARTIKEL TERBARU