© 2016 Yayasan Design+Art Indonesia

SATULINGKAR.COM

DESAIN  |   SENI   |   BUDAYA

grandkemang Hotel lantai 3

Jl. Kemang Raya 2H, Jakarta 12730

Email: redaksi@satulingkar.com

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon

Bersatu Lewat Menggambar Sketsa

9 Nov 2018

Menggambar adalah seni yang universal. Seni yang tak pandang bulu dan mampu menjadi media untuk menyatukan orang banyak dengan latar belakang berbeda. Mungkin itulah yang menjadi ide dasar Panorama Grup melalui unit bisnisnya, PHM Hospitality menggelar acara seni 101 Travel Sketch.


Acara kreatif ini terlaksana pada akhir pekan kemarin, 3-4 November di Galeri Nasional, Jakarta. Penyelenggara mengambil tema yang cukup representatif dengan tujuan acara; Sketching Unites Us. Beragam individu, komunitas pecinta sketsa melebur jadi satu. Mereka menggoreskan pena atau kuas dengan tema arsitektur, kuliner, human interest di sepanjang jalan. 

Dalam kegiatan 1O1 Travel Sketch edisi Jakarta, PHM Hospitality menggandeng komunitas sketsa antara lain Sketchwalker Indonesia, Indonesia Sketcher, KamiSketsa dan didukung oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).


Untuk edisi 1O1 Travel Sketch Jakarta, peserta diajak untuk mengeksplorasi Monumen Pembebasan Irian Barat, Lapangan Banteng, Gereja Katedral, Masjid Istiqlal, Galeri Nasional, Balai Kota Jakarta, dan beberapa bangunan bersejarah serta menarik lainnya di pusat Jakarta.


Karya peserta yang bertema Sketching Unites Us yang dilelang ini nanti akan disumbangkan untuk korban Gempa Bumi dan Tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. 

Kepala Bekraf, Triawan Munaf mengatakan, pemerintah sangat mendukung kegiatan seperti ini karena secara tak langsung ini akan turut andil dalam meningkatkan pertumbuhan industri kreatif di Indonesia.Triawan memperkirakan hingga akhir tahun 2018, industri kreatif akan tetap tumbuh, sumbangan industri ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) bisa di atas Rp 1.000 triliun.


“Saya yakin hingga akhir tahun ini lebih dari Rp 1.000 triliun, sebagai pertimbangannya di akhir 2016 lalu saja sudah mencapai Rp 922 triliun,” ujar Triawan.


Triawan memprediksi setiap tahun industri ekonomi kreatif tumbuh sekitar Rp 70 triliun, jadi seharusnya tahun 2018 sudah melebihi Rp 1.000 triliun. Hingga akhir 2018 harusnya sudah Rp 1.100 triliun. 

Triawan berharap acara semacam ini akan juga bisa mendongkrak pertumbuhan industri sehingga bisa meningkatkan PDB. “Pemerintah sangat mendukung acara ini karena merupakan bagian industri kreatif,” jelas Triawan.


Sedangkan Direktur Panorama Grup, Budi Tirtawisata menambahkan pihaknya mendukung kegiatan yang bertema Sketching Unites Us ini apalagi hasilnya akan didonasikan untuk korban gempa. ”Saya sangat mendukung acara ini karena selain untuk mendukung aspirasi ide kreatifitas, ini kegiatan ini juga punya manfaat positif,” tambahnya. 

Please reload

Seek-a-seek #2 Merespon Tantangan di Dunia Desain Grafis

Refleksi Pribadi di Ruang Publik

Di Balik Layar dan Waktu Dua Dekade Karya Andramatin

Kolaborasi Visual Batin dan Kasat Mata

1/1
Please reload

ARTIKEL TERBARU