© 2016 Yayasan Design+Art Indonesia

SATULINGKAR.COM

DESAIN  |   SENI   |   BUDAYA

grandkemang Hotel lantai 3

Jl. Kemang Raya 2H, Jakarta 12730

Email: redaksi@satulingkar.com

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon

Festival Teater Jakarta untuk Generasi Z

23 Nov 2018

Kriminalitas, kekerasan, dan narkoba yang masih sering ditemui di kota sebesar Jakarta ternyata mampu menjadi inspirasi bagi Sarah Oktaviani dalam menulis naskah. Fenomena sosial itu ia terjemahkan dalam lakon teater berjudul Dag Dig Drugs dan dimainkan dengan apik oleh kelompok teater Teater Tema Gunadarma di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.


Kelompok teater itu menjadi jamuan pembuka Festival Teater Jakarta 2018 yang kembali dilaksanakan. Hingga 29 November mendatang, sebanyak 15 kelompok teater dari lima wilayah di Ibu Kota Jakarta bergantian tampil. Tahun ini penyelenggara mengusung tema generasi Z atau Gen Z. 

Ketua Dewan Kesenian Jakarta Irawan Karseno mengatakan Generasi ini menjelaskan kondisi hidup masyarakat yang terpaut dengan pertumbuhan dan perkembangan teknologi digital. “Generasi ini merupakan suatu bungkusan industri masa kini untuk menjelaskan kondisi hidup masyarakat yang terpaut dengan pertumbuhan dan perkembangan teknologi digital,” ujarnya.

Nantinya pertunjukan penutup FTJ akan dimeriahkan oleh pertunjukan 'Cuy, gimana buat nolong elu pindah dari zaman bb ke zaman z?' yang disutradarai oleh Yola Yulfianti. 

“Lewat FTJ kami ingin meregenerasi aktivisme teater di Jakarta dan mendistribusikan pengetahuan maupun pecapaian estetika kepada publik. Oleh karena itu terciptalah publik yang peduli dan minat terhadap dunia teater,” tambahnya lagi.


15 kelompok teater yang unjuk gigi di antaranya, Teater Tema Gunadarma, Lab Aktor Jakarta, Teater Matahari Hujan, Teater Jannien, Sindikat Aktor Jakarta, Teater Marooned, Actor Society, Teater Lebah, Teater Petra, Teater Karakter, Teater Semut UNSADA, Sanggar Teater Jerit, Pandu Teater, Teater Nusantara, Sanggar Teater Biru, dan Teater Hijrah. 

Please reload

Memandang Mitos Lewat Dua Perupa Lintas Generasi

Rayakan Keragaman Seni Rupa dalam In-Art Festival 2019

Lima Jalan Seniman Kontemporer Merespons Keresahan Publik

Merayakan Satu Dekade Batik di Pentas Dunia

1/1
Please reload

ARTIKEL TERBARU