© 2016 Yayasan Design+Art Indonesia

SATULINGKAR.COM

DESAIN  |   SENI   |   BUDAYA

grandkemang Hotel lantai 3

Jl. Kemang Raya 2H, Jakarta 12730

Email: redaksi@satulingkar.com

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon

Film Indah Kolaborasi Indonesia-Jepang Berlatar Aceh

14 Jan 2019

Hubungan yang sangat erat antara Indonesia dan Jepang dalam segala bidang telah terjalin lama. Peringatan ulang tahun persahabatan Indonesia dan Jepang pun menjadi wadah kerjasama kreasi dalam dunia perfilman. Sebuah film berjudul “The Man from the Sea” pun dirilis untuk merayakan peringatan persahabatan Indonesia dan Jepang ke-60 tahun yang jatuh pada 2018 ini. Film ini sekaligus diputar pada Pekan Sinema Jepang di CGV Grand Indonesia, Jakarta. 

Film berlatar indah pesisir pantai sekitar Banda Aceh ini bergenre drama fantasi. Beberapa rumah produksi berbeda negara terlibat dalam proses pembuatannya antara lain Kaninga Pictures (Indonesia), Nikkatsu (Jepang) dan Comme Des Cinemas (Perancis). Tangan dingin sutradara asal Jepang, Koji Fukada, memberikan sentuhan sempurna dan sukses membangun kerjasama kompak ketiga rumah produksi.

Koji Fukada merasa senang bisa berkolaborasi dengan kru film asal Indonesia. Tak ada kesulitan berarti dan suasana selama proses syuting justru menjadi pengalaman berkesan baginya. “Saya sama sekali tidak merasakan kesulitan yang berarti saat syuting film ini bersama kru dari Indonesia. Suasana syuting yang hangat membuat saya sangat menikmati syuting di Banda Aceh,” ujar Koji Fukada di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat (17 Desember 2018). 

Ide cerita khas ‘Jepang’ dengan sentuhan fantasi membuat film yang ditampilkan di beberapa festival film dunia ini menarik untuk disimak. Durasi film selama 107 menit hampir tak terasa berlalu karena penonton dibuai dengan latar pesisir pantai Banda Aceh yang menawan. Film ini menceritakan seorang lelaki misterius yang terdampar di pantai yang diperanan oleh aktor asal Jepang, Dean Fujioka. Dalam proses pencarian asal-usulnya, terungkaplah beberapa fakta mengejutkan tentang lelaki misterius yang diberi nama Laut itu.

Banyak yang berupaya mencari tahu asal-usul lelaki berparas oriental itu. Takako (Mayu Tsuruta) yang bekerja untuk organisasi nirlaba untuk pemulihan bencana tinggal di Aceh bersama putranya Takashi (Taiga) dibantu oleh dua sosok remaja asli Aceh yaitu Kris (Adipati Dolken) dan Ilma (Sekar Sari) seorang calon jurnalis. Selain itu, sepupu dari Takashi yaitu Sachiko (Junko Abe) turut serta mencari tahu siapa sosok Laut yang sebenarnya. 

Selain diputar di Indonesia, film ini juga ditayangkan di beberapa festival film dunia antara lain, Kaohsiung Film Festival, Busan International film Festival, Hongkong Asian Film Festival, Jogja-Netpac Asian Film Festival dan untuk yang terakhir menjadi penutup dalam rangkaian Pekan Sinema Jepang pada Desember 2018 ini.

Secara khusus, Dean Fujioka sang aktor utama pemeran tokoh Laut mengungkapkan ketika awal membaca skrip film ini, dia tidak tahu seperti apa sosok laut yang misterius itu. Butuh bincang mendalam dengan sang sutradara, Koji, untuk bisa menghayati peran itu dengan maksimal. Dia juga merasakan pengalaman berbeda ketika memerankan film ini. “Saya berasal dari Fukushima yang juga daerah pantai dan pernah terkena Tsunami. Karena itu, saya merasakan koneksi yang unik dengan film ini,” ujar Dean.  

Please reload

Memandang Mitos Lewat Dua Perupa Lintas Generasi

Rayakan Keragaman Seni Rupa dalam In-Art Festival 2019

Lima Jalan Seniman Kontemporer Merespons Keresahan Publik

Merayakan Satu Dekade Batik di Pentas Dunia

1/1
Please reload

ARTIKEL TERBARU