© 2016 Yayasan Design+Art Indonesia

SATULINGKAR.COM

DESAIN  |   SENI   |   BUDAYA

grandkemang Hotel lantai 3

Jl. Kemang Raya 2H, Jakarta 12730

Email: redaksi@satulingkar.com

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon

Art Moments Jakarta Ingin Ulang Kesusksesan Tahun Depan

16 May 2019

Awal bulan Mei lalu gelaran seni Art Moments Jakarta telah dibuka. Selama tiga hari penyelenggarannya, pameran seni tersebut menghadirkan 33 galeri seni internasional dan Tanah Air. Sebagian di antaranya berasal dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan lain-lain.


Leo Silitonga, Penggagas dan Fair Director Art Moments Jakarta menuturkan, Art Moments menjadi platform promosi seniman Indonesia ke mancanegara. Ia menyebutkan salah satu galeri seni bergengsi, Perrotin.


“Di Art Basel galeri seni Indonesia tidak bisa bersanding dengan Perrotin misalnya, jadi di art fair mereka (galeri seni Indonesia) bisa bersanding dengan galeri luar juga,” katanya. 

Perbedaan lain di momen ini adalah kehadiran Philips yang merupakan balai lelang. Di sini galeri Phillips menghadirkan karya Banksy hingga Kaws. “Philips bukan galeri tapi auctio. House. Dia di sini bukan sebagai galeri tapi auction house dan memamerkan karya-karya western art,” tambah Leo.


Ke-33 galeri seni yang bergabung pameran di antaranya adalah A Space by Ruru Gallery (Jakarta), ARTDOOR Gallery (Taipei), Art Porters Gallery (Singapura), Asiahues (Vietnam), Common Art Centre (Beijing), G13 Gallery (Kuala Lumpur), PERROTIN (Tokyo, Paris, Hong Kong), Phillips Auctioneers (New York, London), dan lain-lain.


Dari segi pendapatan, tercatat Art Moments Jakarta mampu meraup transaksi sebesar US$ 5 juta atau sekitar Rp 85 miliar. Pameran seni kontemporer tersebut juga telah menarik lebih dari 10.000 pengunjung dari para kolektor, pencinta seni, dan masyarakat umum. 

Beberapa kolektor seni ternama juga tercatat telah mengunjungi Art Moments Jakarta 2019 seperti Alex Tedja, Rudi Akili, Deddy Kusuma, Haryanto Adikusumo, Iwan Lukminto, Michael Widjaja, Dato Noorazman, serta sejumlah duta besar dari Jepang, Filipina, dan Australia.


Adapun, beberapa karya seni dari nama-nama seniman terkenal yang terjual di antaranya lukisan dari Mr., seniman neo-popo Jepang, karya seni pahat oleh Li Chen dan G. Sidharta, serta lukisan dari Banksy, Handiwirman, dan Agus Suwage.


“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua mitra kami untuk membuat Art Moments sukses. Kami pasti akan kembali untuk menyajikan pertunjukan yang lebih besar dan lebih baik tahun depan,” kata Leo. 

Pemilik dan Direktur D Gallerie, Esti Nurjadin, mengungkapkan pihaknya yang membawa karya seni graffiti asal Perancis mengakui agak kesulitan membawa karya seni pahat berukuran 2 meter. Namun begitu, pihaknya mengakui senang berpartisipasi dalam Art Moments tahun ini.
 

“Kebetulan karya seni yang saya bawa merupakan street art, namun ternyata vibe [situasi yang dapat memengaruhi perasaan seseorang] yang saya dapat dari Art Moments ini adalah urban art, sehingga cocok,” ujarnya. 

Please reload

Refleksi Pribadi di Ruang Publik

Di Balik Layar dan Waktu Dua Dekade Karya Andramatin

Kolaborasi Visual Batin dan Kasat Mata

Apresiasi Karya Tiga Arsitek Lokal di Le Chateau x Brizo

1/1
Please reload

ARTIKEL TERBARU