© 2016 Yayasan Design+Art Indonesia

SATULINGKAR.COM

DESAIN  |   SENI   |   BUDAYA

grandkemang Hotel lantai 3

Jl. Kemang Raya 2H, Jakarta 12730

Email: redaksi@satulingkar.com

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon

Apresiasi Karya Tiga Arsitek Lokal di Le Chateau x Brizo

24 Nov 2019

Le Chateau Living dan Brizo Kitchen and Bath memberikan tempat bagi tiga arsitek lokal yang dianggap telah memberi kontribusi pada perkembangan dunia arsitektur. Mereka adalah Andra Matin, Budi Pradono, dan Yori Antar. Karya ketiga telah mewarnai kehidupan orang Indonesia untuk bisa memahami profesi arsitek di jaman sekarang.

Ketiganya dianggap memberikan inspirasi bagi dunia arsitektur yang terus berkembang. Karya mereka juga dianggap menciptakan berbagai warna dan aksen baru yang unik di dunia desain dengan hilangnya batasan untuk membuat setiap bidang bersinggungan satu sama lain. 

Masing-masing arsitek menjadi representasi bagaimana arsitektur mampu menghadirkan desain modern namun tetap dalam konteks kontemporer. Tanpa harus menghilangkan cita rasa dan karakter dari masing-masing aspek.

Seperti Andra Matin yang dikenal melalui karyanya yang merancang GBK Aquatic Center, Potato Head Beach Club Bali, Blimbingsari Airport di Banyuwangi, sejumlah rumah tinggal pribadi, dan masih banyak lagi 

Tak hanya itu, ketiga arsitek ini dianugerahi produk istimewa, yakni Vettis Concrete yang hanya diproduksi 500 unit di dunia. Produk ini memanfaatkan material beton dengan kualitas tinggi dan fiber reinforced yang memadukan bentuk geometris untuk tampil ekpresif. Warna tintrasi pure charcoal menjadi warna yang khas dan berkarakter.

Sementara Budi Pradono cukup dikenal dengan karya arsitektur dengan ranah riset visual dan keluar dari batasan desain konvensional. Seperti Issi Villa, P House di Salatiga, Clay House di Selong Belanak, dan rumah galeri miing di Pondok Indah. Karyanya yang unik membuatnya kerap diundang untuk memberikan kuliah umum di sejumlah negara. 

Lain halnya dengan Yori Antar yang desainnya lebih identik dengan budaya nusantara. Kemampuannya menghadirkan cita rasa budaya dan etnik yang kuat dalam desain hunian modern dan kontemporernya, yang terus terasah ketika rumah asuh yang dirintisnya sukses melestarikan dan menyelamatkan banyak rumah tradisional yang kaya akan nilai budaya dan sejarah. Seperti revitalisasi Lapangan Banteng, RPTRA Kalijodo dan desain lanskap untuk kawasan GBK. 


Ketiganya sangat lihat untuk mengolah material dalam rancangannya. Salah satunya adalah beton yang menjadi beragam wajah dan ekspresi rasa yang kaya dan represif. Sehingga Le Chateau Living dan Brizo Kitchen and Bath memberikan apresiasi kepada ketiga arsitek ini melalui pameran yang berlangsung di showroom Le Chateau. 

Please reload

Seek-a-seek #2 Merespon Tantangan di Dunia Desain Grafis

Refleksi Pribadi di Ruang Publik

Di Balik Layar dan Waktu Dua Dekade Karya Andramatin

Kolaborasi Visual Batin dan Kasat Mata

1/1
Please reload

ARTIKEL TERBARU